Siaran Pers: Gunung Kendeng, Lestari!! Lestari!! Lestari!!!

26 - Apr - 2012 | admin

Siaran Pers: Gunung Kendeng, Lestari!! Lestari!! Lestari!!!

Siaran Pers: Gunung Kendeng, Lestari!! Lestari!! Lestari!!!

Audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Pati untuk mempertanyakan dikeluarkannya ijin eksplorasi dari Kantor Pelayanan Terpadu Kabupaten Pati.

Pati, 23 April 2012. Pegunungan Kendeng Utara memiliki kekayaan alam, sejarah dan budaya yang melimpah. Salah satu kekayaan alam itu adalah karst yang merupakan bahan baku semen, akibatnya Pegunungan Kendeng Utara menjadi incaran perusahaan besar. Kini PT Sahabat Mulia Sakti (PT SMS) menjajaki dan mengeksplorasi kawasan Kayen dan Tambakromo. Kedatangan anak perusahaan PT Indocement Tunggal Perkasa itu ditolak oleh masyarakat karena menimbulkan keresahan sosial dan berpotensi menimbulkan dampak kerawanan pangan, ketersediaan lahan dan kerusakan lingkungan khususnya sumber-sumber air, polusi udara, kerusakan struktur tanah.

Saat ini PT SMS telah memiliki dua perijinan itu yaitu: Pertama, Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Pati No: 545/002 Tentang Pemberian Izin Usaha Pertambangan/IUP Eksplorasi Mineral Bukan Logam (Tanah Liat) Kepada Sdr Alexander Frans, Sh Bertindak Untuk Dan Atas Nama PT Sahabat Mulia Sakti. PT SMS akan membutuhkan lahan seluas 2.025 hektar lahan, untuk keperluan penambangan batu kapur di kecamatan Kayen dan tembakromo. Kedua, Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Pati No: 545/003 Tentang Pemberian Izin Usaha Pertambangan/IUP Eksplorasi Mineral Bukan Logam (Batu Kapur) Kepada Sdr Alexander Frans, Sh Bertindak Untuk Dan Atas Nama PT Sahabat Mulia Sakti. PT SMS akan membutuhkan lahan seluas 663 hektar lahan, untuk keperluan penambangan batu kapur di kecamatan Kayen dan tembakromo.

Berdasarkan UU No 32 Thn 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkunan Hidup, Pasal 1 angka 35, Izin lingkungan adalah izin yang diberikan kepada setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan yang wajib Analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL) dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai prasyarat untuk memperoleh izin usaha dan/atau kegiatan. Sedangkan, Pasal 1 angka 36 “Izin usaha dan/atau kegiatan adalah izin yang diterbitkan oleh instansi teknis untuk melakukan usaha dan/atau kegiatan.” Sampai saat ini PT SMS belum memiliki ijin lingkungan karena masih dalam tahap proses sidang KA ANDAL. Artinya, Perijinan yang telah dikeluarkan oleh KAYANDU Pati dan Kementrian Kehutanan tersebut adalah pelanggaran hukum.

Selain itu, penambangan Kawasan Karst Pegunungan Kendeng Utara bertentangan dengan Pasal 51 huruf e Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2008 tentang Tata Ruang Wilayah Nasional yang menyatakan bahwa “salah satu kawasan yang harus dilindungi adalah kawasan lindung geologi”. Kemudian Pasal 52 (5) juga menyatakan bahwa “kawasan lindung geologi terbagi menjadi 2 kawasan, yaitu kawasan cagar alam geologi dan kawasan yang memberiksn perlindungan air bawah tanah”, yang dimaksud “kawasan cagar alam geologi adalah kawasan yang mempunyai keunikan bentang alam” (Pasal 53 (1)) dan “kawasan yang mempunyai keunikan bentang alam salah satunya adalah bentang alam kars” (Pasal 60 (2) f). Mengenai posisi Kawasan Karst Pegunungan Kendeng Utara sebagai kawasan karst diperkuat di dalam Kepmen Nomor 0398 K/40/MEM/2005 tentang Penetapan Kawasan Kars Sukolilo.

Berdasarkan hal tersebut maka kami, secara serentak pada tanggal 23 April 2012 dengan ini melakukan: pertama aksi pemasangan sejumlah ratusan spanduk penolakan yangdi desa maitan, larangan, wukirsari, keben, brati, karangawen, ngerang yang terletak di Kecamatan Kayen dan Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati kedua mengirimkan surat-surat penolakan kepada para pemangku kebijakan dengan tuntuan:

1. Kepada Bupati Kabupaten Pati, untuk segera MENCABUT ijin yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Pati No: 545/002, karena sudah melanggar UU 32 tahun 2012 UU No 32 Thn 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkunan Hidup, dan peraturan lainnya;

2. Kepada Ketua DPRD Kabupaten Pati, untuk segera melakukan REVISI perda RTRW Kabupaten Pati karena bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2008 tentang Tata Ruang Wilayah Nasional dan peraturan lainnya;

3. Kepada Kapolres Kabupaten Pati, untuk MENJAMIN HAK masyarakat dalam memperjuangkan kelestarian pegunungan kendeng bertindak NETRAL dan segera MENINDAK pemberi ijin kepada PT SMS, karena dalam UU No 32 Thn 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkunan Hidup Pasal 111 ayat (2) Pejabat pemberi izin usaha dan/atau kegiatan yang menerbitkan izin usaha dan/atau kegiatan tanpa dilengkapi dengan izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Selain mengirimkan surat kepada pemangku kebijakan di Kabupaten Pati, kami juga mengirimkan surat penolakan kepada Presiden RI, Ketua UKP34, DPR RI, BPN RI, Kementrian Kehutanan, Kementrian Lingkungan Hidup, Komnas HAM dan media massa

Gunung Kendeng. Lestari!! Lestari!! Lestari!!!

Informasi lebih lanjut:
Bambang – Organisasi “RAJAWALI” (085290140807)

Siaran Pers Bersama

Organisasi “RAJAWALI” (Rakyat Bersahaja Wukirsari Aksi Lingkungan),
Organisasi “FOR RUDALL” (Forum Remaja Larangan Peduli Lingkungan),
Organisasi “SELAMPIT” (Selangkah Menuju Petani Terpadu),
Organisasi “APEL” (Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan)

Depan | RSS 2.0 | Kategori: berita,foto | Trackback | 3 Comments

3 Responses to “Siaran Pers: Gunung Kendeng, Lestari!! Lestari!! Lestari!!!”

  1. Bagaskoro says:

    Sedianya ada mediator yg obyektif antara investor dan rekan2 LSM pemerhati lingkungan,rekan2 LSM punya tujuan mulia tapi keinginan investasi pabrik semen di Pati juga bukan sepenuhnya buruk,ada dampak positif dari investasi tersebut.Mari semuanya duduk bersama untuk bicara “Solusi”….artinya ekosistem tetap harus terjaga,perekonomian warga juga harus maju dengan tetap memperhatikan mekanisme cara tambang dan upaya preventif terhadap dampak negatif yang muncul.Kalau daerah lain bisa berdiri pabrik semen dengan tetapa bersinergi dengan lingkungan,kenapa di Pati tidak bisa???Pasti bisa ada “solusi” kalau semuanya mau bersinergi untuk kepentingan Pati serta berbicara dengan kepala dingin dan biarkan hati ini yang bicara.Thank’s.

  2. Basuki says:

    Leres … Benar ….
    Pilihan adalah hak asazi apa kalau pro harus dihakimi, dikucilkan apakah itu juga ngak melangaar HAM …. apa juga sebaliknya …….

  3. rianti says:

    jangan memvonis kalau belum membaca aturan secara lengkap, izin yag dikeluarkan baru tahap eksplorasi bukan eksploitasi, dokumen lingkungan yang diperlukan adalah Dokumen UKL – UPL, baru kalau sudah pada tahap eksplorasi dokumen lingkungan yang diperlukan untuk izin lingkungan adalah AMDAL.

Leave a Reply