Pabrik Semen Grobogan Telan Rp1,4 T

23 - Nov - 2012 | adplus

GROBOGAN– Nilai investasi pembangunan pabrik semen di Kabupaten Grobogan, oleh PT Vanda Prima Listri diperkirakan mencapai Rp1,4 triliun. Jika terealisasi, produksi semen per tahunnya diperkirakan mencapai satu juta ton.

Komisaris PT Vanda Prima Listri Bambang Darusalam menyatakan, investasi baru tersebut dipastikan bisa menyumbangkan suplai semen untuk memenuhi kebutuhan semen di Tanah Air. Tanpa kehadiran pabrik semen yang baru,katanya, peningkatankebutuhansemendi Tanah Air akan sulit dipenuhi.Peningkatankebutuhansemendi Tanah Air, kata Bambang, mencapai 12% pertahun.Diamenjelaskan, ketertarikan pihaknya menanamkaninvestasidiGrobogansebenarnya sudah sejak lama.

Pada 1995 dan 1996 sudah dirintis rencana investasi hingga terbentuk kerangka acuan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).Akan tetapi investasi miliaran rupiah tersebut batal terlaksana karena diterpa krisis ekonomi. “Kini,kami berupaya melanjutkan rencana investasi tersebut, meskipun sejumlah penggagas sebelumnya ada yang mengundurkan diri,” urainya.

Apabila rencana pendirian pabrik semen ini terealisasi,maka bisa memenuhi kebutuhan semen di daerah sekitar, seperti Grobogan, Pati, Kudus, Blora, Rembang hingga Solo. “Jika memang memiliki prospek dan memberikan banyak manfaat,tentunya akan dilanjutkan. Sebaliknya, jika tidak memberikan manfaat atau menguntungkan tentunya akan dihentikan,”tandas Bambang. Luas lahan yang dibutuhkan untuk tambang dan area industri mencapai 1.700 hektare.

Luas areal yang dibutuhkan tersebut berdasarkan izin usaha pertambangan.Akan tetapi, luas areal tersebut dikurangi hingga 700 hektare, karena lokasi tersebut terdapat sumber mata air yang harus dijaga. PT Vanda Prima Listri berencana menjadikan Desa Kemadohbatur (Kecamatan Tawangharjo) dan Dekoro (Kecamatan Wirosasi) sebagai kawasan penambangan batu gamping. Selain itu, Desa Godan,Kecamatan Tawangharjo akan dijadikan kawasan tambang tanah liat.

Sedangkan Desa Tegalrejo, Kecamatan Wirosari sebagai kawasan pabrik semen. Sementara itu, sejumlah warga yang tersebar di beberapa desa di Kabupaten Grobogan menolak rencana pembangunan pabrik semen oleh PT Vanda Prima Listri karena dinilai akan mengganggu mata air serta lingkungan alam sekitar. Penolakan warga diungkapkan oleh beberapa kepala desa yang hadir pada acara dengar pendapat dengan ratusan masyarakat di Gedung Wisuda di Jalan R Suprapto Grobogan,kemarin.

Kepala Desa Kemadohbatur Ignatius Adi Winarno, di Grobogan, mengungkapkan, 100% warganya menolak rencana pembangunan pabrik semen dengan sejumlah alasan. “Penolakan tersebut merupakan aspirasi warga, mengingat di Desa Kemadohbatur terdapat 15 mata air air yang tersebar di beberapa lokasi di Desa Kemadohbatur dan sungai bawah tanah,”ujarnya.

Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari oleh warga desa setempat,mata air itu ada yang dimanfaatkan untuk keperluan irigasi sawah. Bahkan,belasan mata air tersebut juga dimanfaatkan warga desa lain di Kecamatan Tawangharjo. AdapunjumlahdesadiKecamatan Tawangharjo berjumlah 10 desa,meliputi Desa Godan, Jono,Kemadohbatur,Mayahan, Plosorejo, Pojok,Pulongrambe, Selo,Tarub,danTawangharjo. Berdasarkan informasi dari pakar Hidrogeologi, katanya,di desanya terdapat cekungan berbentuk mangkok yang bermanfaat untuk menyimpan air. ?ant

Sumber berita: www.seputar-indonesia.com/news

Sumber foto: solorayaonline.com

Depan | RSS 2.0 | Kategori: Kliping Media | Tags: , , , Trackback | 1 Comment

One Response to “Pabrik Semen Grobogan Telan Rp1,4 T”

Leave a Reply