PERTANIAN: Tikus Serang Pembenihan Petani

4 - Jan - 2013 | adplus

INDRAMAYU, KOMPAS – Hama tikus menyerang lahan pembenihan petani di wilayah Kabupaten Indramayu dan Cirebon, Jawa Barat, pada awal musim tanam rendeng ini. Belum ada catatan mengenai luasan lahan yang diserang tikus. Namun, laporan dari sejumlah daerah menyebutkan, serangan tikus menghebat sepekan terakhir.

Sudirman (43), petani Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Indramayu, menuturkan, lahan pembenihannya seluas 0,5 hektar harus diawasi siang dan malam guna mencegah hewan pengerat itu memangsa benih yang masih berusia muda. Para petani berupaya mengatasi serangan tikus dengan memasang kelambu dari plastik yang melindungi areal pembenihan, tapi tetap gagal.

”Tikus tetap masuk dengan mengigit plastik. Supaya tikus tidak masuk, ya sawah harus diawasi terus, terutama malam. Di sini, kalau malam tak ada yang tidur, semua petani berjaga,” kata Sudirman, Kamis (3/1).

Kepala Bagian Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Cirebon Wasman mengakui, serangan tikus di awal musim tanam selalu menjadi ancaman bagi petani. ”Kami menyiapkan jadwal pembasmian tikus bersama penyuluh dan petani,” ujarnya.

Hama juga menyerang tanaman tomat di Jawa Tengah. Hama menyebabkan akar, batang, dan daun membusuk, bahkan tak berbuah maksimal.

Sulamin (37), petani di Dusun Piyoto, Desa Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis, mengatakan, serangan hama terjadi selama dua bulan terakhir. Tanaman tomat miliknya di lahan 2.500 meter persegi sebagian besar terserang. ”Seharusnya setiap panen saya dapat 1,5 ton dan saya bisa 10-15 kali panen. Kini rata-rata satu kuintal,” ujar Sulamin. Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Semarang Fadjar Eko Priyono mengatakan, penyakit itu dipicu oleh jamur. Curah hujan yang tinggi menyebabkan jamur tumbuh subur. (REK/UTI)

Sumber berita: Kompas, 4 Januari 2013 hlm. 22

Depan | RSS 2.0 | Kategori: berita | Tags: , , Trackback | 0 Comments

Leave a Reply