Dua Pabrik Semen Baru: Permintaan Semen Diperkirakan Meningkat 10-12 Persen

18 - Feb - 2013 | adplus

REMBANG, KOMPAS – Permintaan semen di Tanah Air selalu meningkat di atas 10 persen per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan semen tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan dana Rp 7 triliun guna membangun dua pabrik semen.

Dua pabrik semen itu berada di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dan di Padang, Sumatera Barat.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Agung Wiharto, Minggu (17/2), mengatakan, konsumsi semen di Indonesia pada tahun 2012 mencapai 55 juta ton.

Tingkat konsumsi tersebut hanya berselisih 1 juta ton dari kemampuan produksi tujuh pabrik semen di Nusantara, sebesar 56 juta ton.

Pada tahun ini, permintaan semen diperkirakan meningkat 10 persen-12 persen. Tren peningkatan permintaan tersebut terus terjadi setiap tahun sehingga setiap perusahaan semen berlomba-lomba mencari lahan baru untuk membangun pabrik semen.

”Kami telah mendapatkan izin membangun pabrik dan menambang bahan baku semen di Rembang. Kami juga masih mempunyai sisa lahan di kompleks pabrik semen Indarung, Padang, sehingga bisa menambah pabrik lagi,” kata Agung.

Dibangun 2013-2016

Menurut Agung, PT Semen Indonesia akan menginvestasikan Rp 3,8 triliun untuk membangun pabrik semen di Rembang. Pabrik berkapasitas produksi 3 juta ton semen itu akan dibangun pada tahun 2013-2016.

Adapun di Padang, PT Semen Indonesia berinvestasi Rp 3,2 triliun untuk membangun pabrik semen Indarung VI. Pabrik berkapasitas produksi 3 juta ton itu sedang dibangun dan ditargetkan rampung pada 2015.

”Apabila dua pabrik itu selesai, produksi semen perusahaan kami meningkat dari 27 juta ton pada tahun 2012 menjadi 36,5 juta ton pada 2016,” kata Agung.

Pada Sabtu lalu, PT Semen Indonesia menyiapkan lahan tambang di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Dwi Soetjipto, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, dan Bupati Rembang Moch Salim.

Infrastruktur

Dalam siaran pers Pemerintah Kabupaten Rembang, Gubernur Bibit Waluyo mengemukakan, semen merupakan salah satu kebutuhan pokok untuk mendukung penyiapan infrastruktur di Jateng.

Salah satunya adalah pembangunan jalan yang akan menggunakan semen karena struktur tanah di Jateng cenderung bergerak sehingga tidak cocok jika menggunakan aspal.

”Untuk meningkatkan produksi semen di Tanah Air, di Jateng akan berdiri tiga pabrik semen, yaitu di Kabupaten Rembang, Banyumas, dan Wonogiri yang saat ini masih dalam proses,” kata Bibit. (HEN)

Sumber berita: Kompas 18 Februari 2013

Depan | RSS 2.0 | Kategori: Kliping Media | Tags: , , , , , Trackback | 0 Comments

Leave a Reply