Sebagian Pati Selatan terancam gagal panen

7 - Mar - 2013 | adplus

Hamparan padi yang menguning seakan menjadi pemandangan yang tak pernah putus di sepanjang kanan kiri jalan Pati – Sukolilo wajah-wajah riang bahagia terlihat di antara bulir-bulir padi. Banjir sungai Juwana yang setiap tahunya menggenangi lahan pertanian di wilayah kecamatan Gabus tahun ini tidak terlihat, sepertinya sedang akan terjadi panen raya di PATI. Akan tetapi situasi berbeda terjadi di wilayah Kecamtan Gabus, desa Kasiyan dan desa Gadudero di kecamatan Sukolilo. Banjir seakan menjadi bencana tahunan yang harus di alami para petani. Petak-petak sawah beserta hamparan padi yang hampir memasuki masa panen kini terendam banjir dan para petani yang ada di wilayah ini terancam gagal memanen padi mereka .

Sawah yang terendam banjir di desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo.

Seorang warga desa Kasiyan sedang berada di atas perahu untuk menebar jala di lahan pertanian yang terendam banjir. Banyaknya ikan yang datang seiring datangnya banjir menjadikan sebagian petani beralih profesi menjadi nelayan musiman.

Beberapa petani sedang memanen padi di Desa Ploso Mlang kecamatan Gabus.

Seorang petani di desa Gadu Lor sedang menyelamatkan padi miliknya yang roboh akibat terendam banjir dengan cara mengikat beberapa rumpun agar bisa kembali tegak.

Foto & Teks: “Ragil” Kuswanto

Depan | RSS 2.0 | Kategori: foto | Trackback | 0 Comments

Leave a Reply