KONFLIK LAHAN: Penutupan Goa Digagalkan

8 - Mar - 2013 | adplus

Wisatawan bersiap memasuki mulut obyek wisata Goa Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, yang beberapa saat sebelumnya ditutup oleh pemilik lahan di atas goa itu, Kamis (7/3). Konflik antara pemilik lahan dan sejumlah kelompok pengelola obyek wisata terus berlangsung meski obyek itu terus dikunjungi wisatawan.


Wonosari, Kompas – Konflik pengelolaan goa wisata Pindul di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (7/3), diwarnai upaya penutupan mulut goa dengan besi oleh utusan pemilik lahan. Namun, ribuan warga pengelola wisata di kawasan itu menghadang dan menggagalkan upaya penutupan mulut goa tersebut.

Upaya penutupan mulut goa dilakukan oleh sekitar 30 warga yang tergabung dalam Forum Warga Bejiharjo untuk Pindul (FWBP) dan tukang las. Mereka mewakili pemilik tanah di atas Goa Pindul, Atiek Damayanti. Selain berupaya menutup mulut goa, kelompok yang dipimpin Edi Purwanto, seorang anggota DPRD Kabupaten Gunung Kidul, itu juga memasang baliho besar bertuliskan penutupan goa untuk sementara.

Ribuan warga yang setiap hari mengelola wisata di Goa Pindul pun berdatangan. Mereka berkumpul setelah mendengar isyarat melalui kentungan, dan langsung mengepung anggota FWBP. Warga mendesak Edi menandatangani surat pernyataan tidak ikut campur dalam aktivitas penutupan goa.

Aksi yang sempat memanas itu bisa diredam aparat Polres Gunung Kidul yang siaga. Besi penghalang dan penutup mulut goa pun dicabut warga. Aktivitas wisata di Goa Pindul dibuka lagi.

Wasiyo dari Panca Wisata, sebuah kelompok pengelola wisata Goa Pindul, mengatakan, warga menolak penutupan pintu masuk goa itu. ”Tahun 1999 daerah kami pernah kebanjiran karena mulut goa ditutup,” ujarnya.

Penutupan Goa Pindul dikhawatirkan akan mematikan mata pencaharian warga setempat.(ABK)

Sumber berita: Kompas 08 Maret 2013 hlm. 22
Foto: KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Depan | RSS 2.0 | Kategori: Kliping Media | Trackback | 0 Comments

Leave a Reply