PERTAMBANGAN: Lelang Wilayah Akan Diterapkan

30 - Mar - 2013 | adplus

Jakarta, Kompas – Pemerintah mempersiapkan aturan mengenai penyelenggaraan lelang wilayah pertambangan yang akan diberlakukan mulai tahun 2014. Mekanisme lelang itu dirumuskan untuk mencegah praktik perdagangan izin usaha pertambangan tanpa memperhatikan kemampuan finansial, teknis, dan komitmen merehabilitasi lahan pascatambang.

Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Mineral dan Batubara Thobrani Alwi menyampaikan hal itu, Kamis (28/3), seusai menghadiri seminar mengenai pertambangan di Balai Kartini, Jakarta.

Pemerintah telah menghentikan sementara pemberian izin usaha pertambangan sejak tahun 2009. Sekarang penerbitan izin usaha pertambangan harus melalui proses verifikasi untuk menetapkan bahwa lokasi tambang itu berstatus clean and clear, yaitu tidak ada tumpang tindih perizinan dan telah mematuhi semua aturan pemerintah. ”Kalau pengusaha tambang mau pinjam dana ke bank atau kerja sama dengan pihak lain, sertifikat clean and clear jadi syarat utama,” ujar Thobrani.

Ia menjelaskan, Kementerian ESDM membahas aturan penetapan wilayah pertambangan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Mekanisme penetapan wilayah pertambangan itu harus berkonsultasi dengan DPR. ”Jadi, nanti pemerintah daerah menentukan daerah pertambangan sesuai rencana tata ruang, lalu lokasinya akan dilelang. Pemenang lelang akan mendapat izin usaha pertambangan sehingga berhak mengelola wilayah pertambangan itu,” kata Thobrani.

Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Harya Adityawarman menambahkan, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi, pemerintah daerah berwenang menentukan wilayah pertambangan dan selanjutnya ditetapkan pemerintah pusat setelah berkonsultasi dengan DPR agar lokasi pertambangan itu bisa dilelang pemda. (EVY)

Sumber berita: Kompas, 30 Maret 2012 hlm. 18
Foto: www.blog.lessrain.com

Depan | RSS 2.0 | Kategori: Kliping Media | Tags: , , Trackback | 0 Comments

Leave a Reply