Peta potensi goa dan mata air karst Sukolilo

12 - Apr - 2013 | sobirno

Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 0398/40/MEM/2005, kawasan karst Sukolilo membentang di utara Jawa Tengah dengan luas 19.472 hektar. Kawasan itu meliputi Blora (45,3 hektar), Grobogan (721 hektar), dan Pati (11.802 hektar). Kawasan karst itu berupa gugusan perbukitan kapur yang dikenal sebagai Pegunungan Kendeng Utara (Kompas Tekno 27/11/12). Secara umum, kawasan karst terbentuk karena proses pelarutan batuan oleh aliran air dengan mekanisme dan waktu pelapukan yang unik. Tak heran jika di kawasan kars terdapat banyak goa dan mata air yang digunakan oleh masyarakat sekitar, baik untuk kepentingan pengairan, pariwisata, kegiatan ekonomi pertanian maupun kepentingan kultural.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK), Acintyacunyata Speleological Club (ASC) dan Semarang Caver Association (SCA) terlibat dalam penyusunan potensi goa dan mata air karst Sukolilo. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengkampanyekan tentang besarnya potensi air di kawasan karst Sukolilo yang merupakan hal sangat penting bagi warga sekitar kawasan karst. Potensi air ini akan terancam hilang jika kemudian kawasan kars mengalami kerusakan akibat aktivitas penambangan.

Dokumen peta potensi dapat didownload di link berikut ini.

Depan | RSS 2.0 | Kategori: download | Tags: , , , Trackback | 0 Comments

Leave a Reply