Press Release: “Nagih Janji Pemkab Pati”

16 - May - 2013 | JM-PPK

Tanggal 29 April 2013 ibu-ibu Pegunungan Kendeng Utara yang melakukan audiensi diterima oleh jajaran Dinas terkait, termasuk Satpol PP. Dalam kesempatan ini jajaran dinas Pemerintah Kabupaten Pati berjanji akan melakukan penertiban para penambang yang menjadikan Pegunungan Kendeng semakin rusak. Namun sampai saat ini penertiban sama sekali belum juga dilakukan. Ini terbukti dari masih adanya penambangan di beberapa titik mulai dari Desa Prawoto, Wegil, Baleadi, Kedungwinong, dan Desa Gadudero.
Penambangan batu kapur untuk bahan bangunan dengan memakai peledak yang digunakan oleh para penambang dibiarkan begitu saja oleh aparat keamanan. Penambangan phospat di desa Baleadi, desa Wegil dan desa Prawoto menggunakan alat berat (excavator) juga dibiarkan saja oleh aparat keamanan.
Maka kejadian ini menjadikan cepatnya laju kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh penambangan galian C di Pegunungan Kendeng Utara. Keberadaan penambangan ini telah menjadikan batuan kapur di Pegunungan Kendeng Utara tidak lagi mampu menjadi daerah tangkapan air yang baik. Padahal seharusnya batuan kapur di Pegunungan Kendeng Utara mampu menahan curah air hujan lebih lama sehingga tidak mengakibatkan banjir bandang.
Selain kerusakan alam akibat usaha ini, faktor keuntungan ekonomi yang selama ini menjadi dasar mempertahankan keberadaan penambangan ini juga tidak masuk akal karena kebanyakan warga lokal hanya menjadi pekerja kasar, sedangkan galian C yang telah ditambang dibawa dan dijual keluar daerah Pati dengan hanya menyisakan kerusakan. Padahal menurut Pergub Jawa Tengah No. 128 tentang penetapan kawasan lindung karst Sukolilo, kawasan karst di tiga kecamatan yaitu Sukolilo (Desa Sukolilo, Baleadi, Baturejo, Wegil, Kedumulyo, Gadudero, Porangparing, Sumbersoko, Tompegunung, Kuwawur, dan Kedungwinong), Kecamatan Kayen (Desa Durensawit, Beketel, Sumbersari, Purwokerto, Jimbaran), dan Tambakromo (Desa Pakis) masuk di dalamnya.
Oleh karena itu ibu-ibu Kendeng Utara yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) akan terus menagih janji karena ini merupakan merupakan salah satu wujud dari kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Dalam audiensi ini kami menuntut:
1. Tutup penambangan galian C di Pegunungan Kendeng Utara , terutama di Kecamatan Sukolilo, Kayen dan Tambakromo karena telah menjadi penyebab banjir bandang.
2. Mendesak Perhutani agar serius menjadikan hutan di Pegunungan Kendeng Utara sebagai hutan yang bisa melindungi warga sekitar dari bencana.
3. Menagih janji Bupati Pati sewaktu kampanye pemilihan yang lalu untuk melindungi Pegunungan Kendeng Utara dari segala kerusakan.

Pati, 16 Mei 2013

Koordinator:
Sriwiyanik
Gunarti
Darmini (085200368945)

Depan | RSS 2.0 | Kategori: artikel | Tags: , , , Trackback | 0 Comments

Leave a Reply