KAJIAN POTENSI KAWASAN KARST KENDENG UTARA PEGUNUNGAN REMBANG MADURA KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH

9 - Aug - 2014 | Petrasa Wacana, dkk.

Berdasarkan hasil kajian dan fakta di lapangan, kawasan Pegunungan Watuputih atau kawasan CAT Watuputih merupakan kawasan bentang alam karst memiliki morfologi permukaan (eksokars) berupa bukit karst yang memanjang, tebing patahan yang memanjang, lembah-lembah hasil pelarutan (dolina) dan mata air kars (kars spring). Morfologi bawah permukaan (endokars) ditemukan sistem perguaan struktural dan sungai bawah tanah yang berkembang mengikuti pola rekahan.

Kawasan CAT Watuputih maengalami proses karstifikasi aktif, ini dapat ditunjukkan dari distribusi sebaran mata air di setiap level ketinggian yang keluar melalui rekahan antar batuan, dan perkembangan sistem hidrologi karst yang ditunjukkan oleh berkembangnya sistem perguaan dan sungai bawah permukaan yang mengikuti pola rekahan dan pola aliran akibat pelarutan.

Mata air dan sungai bawah tanah di Kawasan CAT Watuputih bersifat parenial/mengalir sepanjang musim.

Fungsi hidrologi di Kawasan CAT Watuputih merupakan pengontrol utama sistem ekologi yang meliputi hubungan antara-komponen-komponen abiotik (tanah, batuan,sungai, air, dll), biotik (biota-biota gua serta flora dan fauna yang ada di kawasan kars), dan culture (lingkungan sosial, masyarakat, kebudayaan, dan adat istiadat) yang berinteraksi antara satu dengan yang lainnya membentuk suatu ekosistem dimana kars sebagai kontrol utamanya.

Pegunungan Watuputih merupakan daerah yang berfungsi sebagai daerah resapan air CAT Watuputih yang menyimpan air untuk mata air yang ada di sekitar kawasan Pegunungan Watuputih.

Berdasarkan analisis citra dan peta rupabumi, kegiatan yang mengakibatkan perubahan morfologi akibat penambangan akan berpotensi hilangnya serapan air yang akan menjadi alliran permukaan dan akan memberi pasokan air ke K. Bengawan Solo, K. Lusi, K. Tuyuhan sehingga, potensi banjir yang selalu terjadi di setiap tahunnya akan lebih tinggi karena bertambahnya jumlah debit air yang dipasok dari hilangnya fungsi resapan air.

Untuk tulisan selengkapnya: download.

Depan | RSS 2.0 | Kategori: artikel | Trackback | 0 Comments

Leave a Reply