Undangan Media: “Kendeng Nari”

17 - Apr - 2016 | adplus

Omah Sonokeling, Sukolilo Pati
Minggu, 17 April 2016
Mulai pukul 10.00 WIB

Demi kelestarian alam tanpa hentinya diperjuangkan oleh warga yang tinggal dan menggantungkan hidupnya di sekitar pegunungan Kendeng, tanggal 12-13 April 2016 yang lalu, 9 kartini kendeng mengecor kaki di depan istana untuk mengetuk hati para pejabat pemerintah. Aksi ini sebagai upaya untuk menggugah dan mengajak semua elemen bangsa di seluruh Indonesia untuk membuka mata hatinya.

Aksi yang baru saja selesai dilakukan ini,diharapkan tidak hanya terketuk hatinya tapi ada tindakan lanjut aksi nyata. Sebuah simbol bahwa hidup mereka telah dibelenggu semen yang pabriknya dalam tahap pendirian di Rembang dan mengancam untuk didirikan di kabupaten lainnya yang mempunyai Pegunungan Kendeng Utara.

Kini saatnya warga “nari”. Nari dalam bahasa Jawa yang artinya tawaran untuk memilih salah satu dari dua hal. Kendeng Nari adalah menawarkan untuk memilih. Tawaran yang diberikan adalah bencana atau keselamatan.

Dalam acara ini Gambyong adalah Penghormatan. Gambyong ini akan dilakukan secara massal dengan mengajak semua elemen masyarakat memberi penghormatan kepada Ibu Pertiwi yang telah mencukupi hidup manusia.

Dilanjutkan dengan memasang selendang yang digunakan nari pada pohon-pohon yang ada di lokasi sebagai simbol agar pohon-pohon yang ada di Pegunungan Kendeng tidak tercabut, biarlah tetap teduh dan menjadi rumah indah untuk sumber air bagi ketercukupan kehidupan warga.

Untuk informasi, hubungi Harno (082182496666)

Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK)

Depan | RSS 2.0 | Kategori: artikel,kegiatan | Tags: , , , , Trackback | 0 Comments

Leave a Reply